AYAH, BUNDA Yuk, Dampingi Anak Belajar !

AYAH, BUNDA Yuk, Dampingi Anak Belajar !

Orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga memiliki peran penting dalam proses belajar anak. Apalagi saat ini pendidikan terus berkembang, persaingan untuk masuk ke sekolah favorit juga semakin ketat. Anak-anak Sekolah Dasar dituntut agar memiliki kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.

Orang tua berperan untuk membentuk anak agar giat belajar. Menemani anak saat belajar di rumah merupakan salah satu bentuk perhatian yang membuat anak merasa diperhatikan dan percaya diri. Perasaan tersebut kemudian menumbuhkan motivasi belajar sehingga mendorong anak untuk belajar lebih rajin. Meskipun anak difasilitasi dengan tambahan pengajaran di lembaga bimbingan, orang tua sebaiknya tidak lepas tangan. Anak tetap harus didampingi dan mendapat bimbingan dari orang tua.

Doni Koesoma A., Direktur Pendidikan Karakter dan Education Consulting mengatakan bahwa anak yang proses belajarnya didampingi oleh orang tua cenderung lebih baik dalam proses pembelajarannya. Hal tersebut selaras dengan teori psikologi Vygotsky, yaitu zone of proximal development yang menyatakan, anak akan lebih berkembang apabila dibimbing oleh orang dewasa.

Ada perbedaan antara anak yang mendapat pendampingan belajar dari orang tua dengan anak-anak yang kurang mendapat pendampingan.  Anak yang mendapat perhatian dan ditemeni orang tuanya dalam proses belajar di rumah, cenderung memiliki perilaku yang baik dan memiliki nilai yang bagus dalam mata pelajaran di sekolah. Di samping itu, anak terlihat lebih aktif dan percaya diri. Sebaliknya, anak yang kurang mendapat perhatian, cenderung malas dan berprilaku tidak baik untuk mendapat perhatian guru dan teman-temannya. Oleh karena itu, orang tua perlu meluangkan waktu untuk mendampingi  anak-anak belajar.

Pendampingan belajar anak di rumah memiliki banyak manfaat, baik pada orang tua maupun anak. Kehadiran orang tua saat belajar di rumah membuat anak merasa dekat dengan orang tuanya. Orang tua dapat mengetahui perkembangan anaknya secara langsungs sehingga dapat meningkatkan  kemampuan anak.

Disamping menemani proses belajar anak di rumah, sebaiknya  orang tua juga membangun komunikasi dengan anak. Komunikasi tersebut bisa dimulai ketika anak pulang sekolah, seperti menanyakan kegiatan belajar di sekolah, hambatan yang dialami saat belajar di sekolah, dan sebagainya. Hal-hal sederhana di atas dapat meningkatkan kedekatan antara orang tua dengan anak.

Semua orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk putra-putrinya. Tidak ada yang diimpikan oleh ayah bunda selain bisa menyaksikan putra dan putrinya tumbuh menjadi anak yang berkarakter dan berilmu. Oleh karena itu, orang tua harus terus belajar dalam mendampingi anak seiring bertambahnya usia mereka. Semoga Ayah dan Bunda terus semangat mendidik dan membimbing anak dengan penuh ketulusan, keikhlasan, dan rasa cinta.

Komentar

Loading...