KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAMI DI ACEH
Ilustrasi: google

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAMI DI ACEH

Dekadensi moral adalah masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, tidak terkecuali pada provinsi Aceh. Aceh adalah kota Serambi Mekkah, tetapi saat ini secara moralitas, dan normalitas sudah tidak terlihat lagi seperti halnya daerah yang menerapkan syariah islam, seperti cara berpakaian remaja saat ini yang sudah mengikuti cara berpakaian orang barat, kebiasaan berkumpul di warung kopi, cafe-cafe sampai larut malam. Maraknya terjadi perilaku menyimpang pada remaja di Indonesia saat ini, tidak terkecuali pada remaja di Aceh, banyak kejadian-kejadian yang menjadi keresahan bagi orang tua dan masyarakat, seperti tawuran, penyimpangan seksual, penggunaan obat terlarang, dan sebagainya. Banyak fakta yang terjadi, sehingga provinsi Aceh memberlakukkan pengegakan syariat islam. Syariat islam secara kaffah dideklerasikan pada tahun 2001, pro dan kontra.

Fenomena dilapangan saat ini untuk pendidikan di Aceh sedang dipersiapkan kurikulum Aceh yang disusun atas perintah Qanun Aceh tentang penyelenggaraan pendidikan yang bersifat islami. Setiap jenjang pendidikan di Aceh dari PAUD sampai SMA/SMK dipersiapkan pendidikan yang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist. Kurikulum Aceh adalah kurikulum nasional plus, karena kurikulum yang digunakan tetap mengacu pada kurikulum nasional tetapi ditambah dengan Pendidikan Agama Islam (PAI), nilai-nilai Islami, dan nilai-nilai keacehan, serta yang dilaksanakan secara Islami. 

Kurikulum Aceh merupakan alat atau cara untuk mencapai tujuan pendidikan Islami, yaitu pendidikan yang berintikan ajaran Islam. Islami berarti bersifat keislaman yaitu akhlak islami. Pendidikan Islami dalam arti yang sebenarnya adalah suatu sistem pendidikan yang memungkinkan seseorang dapat mengarahkan kehidupan sesuai dengan cita-cita Islam, sehingga dengan mudah ia dapat membentuk hidupnya sesuai dengan ajaran Islam. Pengembangan pendidikan di Aceh sangat terkait dengan pemberlakuan syariat Islam, menuntut reformasi konsep pendidikan di Aceh, sehingga subtansi nilai tauhid  ini dapat menjiwai keseluruhan proses pendidikan. Kurikulum Aceh menjadi harapan besar bagi masyarakat Aceh yang menginginkan pendidikan di Aceh bersifat islami. Pendidikan  Islami  merupakan  salah  satu  ikhtiar  untuk  melahirkan generasi  yang  unggul. Pendidikan berbasis islami bagi generasi islam harus membawa dampak positif sehingga memperbaiki seluruh tatanan kehidupan anak pada masa depan.

Komentar

Loading...