Perbedaan Silaturahmi Antara Masyarakat Pedesaan Dan Masyarakat Perkotaan

Perbedaan Silaturahmi Antara Masyarakat Pedesaan Dan Masyarakat Perkotaan

Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

            Namun sering menjadi perbincangan jika tinggal atau menetap di lingkungan sebuah komplek perumahan (dikota) itu nafsi-nafsi. Mengapa demikian, karena sangat jauh berbeda dengan kita tinggal dikampung atau desa. Dimana banyak perbedaan yang timbul. Dalam satu sisi jika dibandingkan tinggal dikampung maka jiwa sosial masyarakatnya masih kental, tidak perlu membahasa lebih luas. Contohnya tetangga, dimana tetangga menjadi saudara yang paling dekat. Jika kita memerlukan bantuan pasti tetangga yang kita minta bantuan pertama. Di kampung, seorang tetangga akan jauh lebih peduli dibandingkan dengan tetangga yang kita miliki di komplek perumahan. Karena mereka berfikir ini udah dikota dan maju. Jadi, pasti apa yang diperlukan sudah ada. Padahal lingkungan yang baik itu tidak seperti demikian. Semua orang membutuhkan orang lain.

            Oleh sebab itu ini menjadi masalah, baik dalam Agama maupun hubungan sosial. Karena bila ditinjau dari Agama. Islam adalah agama rahmah yang penuh kasih sayang. Dan hidup rukun dalam bertetangga moral yang sangat ditekankan dalam Islam. seperti pada hadist yang artinya : “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia memuliakan tetangganya” (HR. Bukhari-Muslim), begitupula hubungan sosialnya.

            Sehingga ini menjadi permasalahan yang besar jika disuatu tempat tidak terciptanya kepedulian antar sesama. Terlebih dalam satu lingkungan tempat tinggal.

Komentar

Loading...